Barcelona Terancam Hukuman FFP Setelah Datangkan Coutinho
Berita Bola

Barcelona Terancam Hukuman FFP Setelah Datangkan Coutinho

Barcelona Terancam Hukuman FFP Setelah Datangkan Coutinho – Barcelona yang sedang bahagia setelah berhasil memimpin dipuncak klasemen dan sukses mendapatkan Philippe Coutinho, namun Kebahagian itu hanya berlangsung singkat usai menghadapi masalah baru. Tim asal Catalunya itu terancam sanksi Financial Fair Play (FFP) jika tidak mengembalikan kondisi kas klub dengan seimbang di akhir musim nanti.

 

El Blaugrana membuat publik sepakbola tercengang pada akhir pekan kemarin. Mereka resmi mengumumkan keberhasilan merekrut Philippe Coutinho dari Liverpool yang mereka beli dengan harga 142 juta pounds.

 

Setelah pembelian Coutinho pun, transfer super mewah itu pun menjadi bahan pembicaraan di seantero dunia. Pasal nya pemain asal Brasil itu, bisa dikatakan menjadi salah satu rekrutan yang terbaik dari Barcelona untuk beberapa tahun kedepan.

 

Namun dibalik pembelian Coutinho yang sukses tersebut, menurut dari laporan media Marca Pembelian itu malah menberikan dampak negatif untuk Barcelona. Sebab pembelian sang pemain membuat neraca keuangan Las Azulgrana berat sebelah ke arah minus.

 

Seperti yang diketahui bahwa pihak manajemen klub Barcelona, tercatat sudah merogoh kocek dalam demi mendapatkan pemain seperti Coutinho, Ousmane Dembele, Paulinho, Nelson Semedo, Gerard Deulofeu, Marlon dan Yerry Mina. Pembelian sejumlah pemain tersebut sudah mencapai 312 juta euro.

 

Jumlah itu malah tidak seimbang pemasukan klub, walaupun sempat sukses dalam penjualan pemain terbaru Barcelona termasuk dari menjual Neymar seharga 222 Juta Euro dan Christian Tello yang hanya bernilai 4 juta Euro.

 

Kabar dari Marca yang menyatakan, pihak dari Barcelona harus mengembalikan neraca keuangan mereka menjadi seimbang, sebab Financial Fair Play sudah menantikan mereka usai kompetisi berakhir.

 

Ironisnya, Barcelona semakin sulit mendapatkan keuntungan dari penjualan tiket masuk stadion ditambah imbas referendum Catalan, Barcelona semakin sulit mendapatkan sponsor dari banyak pihak.

 

Namun sebenar nya FFP tidak hanya dinilai berdasarkan keuntungan dan kerugian menjual pemain, melainkan total keuangan klub tidak diperbolehkan minus dari total semua gaji pemain. UEFA sadar minat semua klub di Eropa dalam mendatangkan pemain terlalu berlebihan hingga harus dibatasi demi menghindari kebangkrutan.

 

Laporan itu juga menyebutkan bahwa per 2017 Barcelona masih memiliki hutang sebesar 298 juta Euro. Jika neraca keuangan ini tidak segera distabilkan, bukan tidak mungkin El Blaugrana akan kembali terkena sanksi FFP di akhir musim nanti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *