FIFA "Mengamati Situasi Pakistan" Setelah Keputusan Mahkamah Agung
Berita Bola

FIFA “Mengamati Situasi Pakistan” Setelah Keputusan Mahkamah Agung

FIFA “Mengamati Situasi Pakistan” Setelah Keputusan Mahkamah Agung. Badan sepakbola global FIFA menyatakan sedang “mengamati situasi di Pakistan” setelah Mahkamah Agung memerintahkan pemilihan yang baru di badan Federasi Sepakbola Pakistan (PFF) dalam sebuah putaran baru dengan persaingan yang ketat yang telah melanda badan sepakbola negara itu sejak 2015.

 

Pengadilan tinggi telah memerintahkan bahwa pada tahap pertama dimana pemilihan Asosiasi Sepakbola Punjab (PFA) akan diadakan dalam dua minggu ke depan setelah pemilihan PFF dilaksanakan. Hal tersebut dinyatakan sebagai pemilihan PFA yang kontroversial pada bulan April 2015, yang dimana PFF membobol dua faksi menuju pemilihan presiden pada bulan Juni tahun itu.

 

Presiden PFF yang didukung FIFA, Faisal Saleh Hayat melaksanakan pemilihan tersebut meskipun Pengadilan Tinggi Lahore (LHC) telah memerintahnya untuk tinggal. Ini kemudian menyebabkan LHC telah menunjuk administrator untuk mengawasi masalah PFF sementara FIFA memberikan mandat kepada Hayat selama dua tahun untuk meratifikasi status PFF dan mengadakan pemilihan baru. FIFA kemudian melarang Pakistan untuk membiarkan “gangguan pihak ketiga” untuk ikut campur tangan pada bulan Oktober tahun lalu, dengan mencabut penangguhan ketika LHC memutuskan pada bulan Februari untuk mensukseskan pemilihan Hayat.

 

Namun, penilaian LHC juga mendukung terpilihnya PFA dari faksi saingan Hayat, bukan seorang kandidat terpilih PFF, Sardar Naveed Haider Khan. SC telah memerintahkan advokat Ali Raza, penasehat hukum Asosiasi Olimpiade Pakistan (POA), untuk mengawasi proses pemilihan yang baru dan menyerahkan laporan ke pengadilan. FIFA telah menegaskan jika campur tangan pengadilan atau pemerintah dalam masalah asosiasi anggotanya merupakan pelanggaran terhadap peraturan undang-undangnya.

 

Kini tampaknya situasi sudah matang bagi FIFA untuk memberlakukan kembali larangan terhadap Pakistan lagi meskipun Hayat yakin itu tidak akan terjadi. “Ini akan menjadi salah satu fokus utama bagi FIFA untuk mendengar perkembangan tersebut dan sesuai keputusan SC, jika pemilihan diadakan sesuai dengan FIFA, AFC dan kebijakan PFF, maka mereka akan diakui oleh badan internasional”, Hayat mengatakan persis seperti dikutip setelah putusan Mahkamah Agung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *