Pemain Parma Ditangguhkan Karena Pengaturan Skor Pertandingan
Berita Bola

Pemain Parma Ditangguhkan Karena Pengaturan Skor Pertandingan

Pemain Parma Ditangguhkan Karena Pengaturan Skor Pertandingan. Pemain depan Parma Emanuele Calaio telah ditangguhkan selama dua tahun karena dianggap telah berusaha melakukan pengaturan pertandingan sementara klub telah dikurangi lima poin tetapi tetap mempertahankan status Serie A mereka untuk musim 2018-1919 yang akan datang.

 

Calaio juga telah didenda sebesar €20.000 (£17.800) pada hari Senin setelah mengirim pesan teks ke pemain lawan sebelum pertandingan terakhir musim Serie B pada bulan Mei ketika Parma harus mengalahkan Spezia untuk mengamankan promosi otomatis.

 

Pengadilan federal nasional Italia telah memberlakukan sanksi setelah Calaio setelah dia mengirimkan empat pesan yang di anggap mencurigakan melalui WhatsApp kepada bek Spezia, Filippo De Col, empat hari sebelum pertandingan yang seakan-akan mendorongnya untuk tidak berusaha terlalu keras atau menyulitkan dan meminta hal yang sama kepada rekan setimnya, Claudio Terzi.

 

Yang pertama berbunyi: “Hei Pippein (De Col), lebih baik kamu tidak memberi saya kesulitan di Jumat, kawan”. Yang kedua berbunyi: “Tolong katakan itu pada Claudiein (Terzi) juga”, dan yang ketiga berbunyi: “Terutama karena hubungan yang kamu miliki dengan saya”.

 

Setelah tidak mendapat jawaban, Calaio mengirim pesan lain beberapa jam kemudian, yang berbunyi: “Tampaknya Pippein sedang tenang, lagian saya sedang bercanda, bagi saya sama saja, setelah semua itu saya akan pensiun sebentar lagi.”

 

De Col yang berusia 24 tahun, yang menerima pesan terakhir dari Calaio pada bulan Desember, segera menunjukkan pesan tersebut kepada sang manajer tim Spezia, dan pihak berwenang kemudian diberitahu oleh sang manajer.

 

Parma akhirnya menang 2-0 dengan menyelesaikan musim di tempat kedua dan kembali ke kasta teratas setelah tiga tahun dinyatakan bangkrut. Menjadi klub Italia pertama yang mendapatkan tiga promosi secara berturut-turut, dengan apa yang telah dilihat sebagai dongeng dalam kembali ke puncak liga teratas.

 

Klub tersebut telah membantah melakukan kecurangan, mengatakan bahwa pesan-pesan itu “tidak berisi permintaan atau maksud yang jahat dalam bentuk apa pun” dan telah mengatakan bahwa mereka akan mengajukan banding terhadap keputusan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *